EURJPY Meneruskan Penurunan

EURJPY Meneruskan Penurunan

Diperbarui • 2021-03-24

Mata uang tunggal Uni Eropa, Euro dapat terus tertekan dengan adanya data ekonomi yang cenderung melemah karena aktivitas bisnis dan jasa dikawasan yang melambat.

Keadaan ini membuat pair EURJPY dapat meneruskan penurunan ditengah menguatnya mata uang Yen Jepang, karena Bank of Japan mulai melakukan penarikan likuiditas di pasar uang secara bertahap. Selain kendala import vaksin, akhir-akhir ini, masalah geopolitik antara Uni Eropa – China serta Amerika Serikat – Jerman (masalah pipa Nord Stream 2) dapat membebani pertumbuhan ekonomi di benua Eropa.

Uni Eropa memberikan sanksi kepada 4 pejabat dan 1 entitas China, atas pelanggaran hak azasi manusia di Xinjiang dan ini merupakan langkah terkoordinasi dari Amerika Serikat bersama sekutunya untuk menekan Pemerintah China. Atas tindakan Uni Eropa ini, Pemerintah China langsung memanggil duta besar Uni Eropa Nicolas Chapuis untuk memprotes sanksi tersebut dan mengatakan bahwa ada disinformasi terhadap tuduhan tersebut.

Selain itu Pemerintah China memberikan sanksi terhadap 10 orang termasuk anggota Parlemen Uni Eropa dan 4 entitas dalam daftar hitam. Konflik ini membuat kesepakatan investasi Uni Eropa – China terancam batal, dimana ratifikasi kesepakatan ini membuat negara Uni Eropa dapat memasuki pasar uang di China.

Disisi lain pemulihan ekonomi negara Jepang mulai terlihat solid dimana mulai terlihat adanya peningkatan laju tingkat inflasi, akibat adanya dampak dari naiknya inflasi yang terjadi di Amerika Serikat. Keadaan ini tentunya membuat perekonomi Jepang lebih baik dibandingkan negara Uni Eropa.

Efek Terhadap Pasar

Ketidakpastian yang terjadi di kawasan Uni Eropa dapat membuat pair EURJPY dapat melemah dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURJPY bergerak dalam range 127.90 – 128.90

Trading Plan :

Sell Limit 128.90 – 129.61  dengan target 127.28 – 127.90

Stoploss 129.96

Grafik EURJPY timeframe D1

eurjpy 24 maret.png

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Menyerupai

Faktor Kesehatan dan Politik Membuat USDJPY Cenderung Menguat
Faktor Kesehatan dan Politik Membuat USDJPY Cenderung Menguat

Pemerintah Jepang sebelum nya 1,63 juta dosis vaksin moderna di tangguhkan penggunaannya karena ada partikel dalam cairan vaksin Maka kembali 1 juta vaksin dengan merk yang sama harus ditarik karena terdapat partikel hitam dan merah muda…

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera